INFOSA.ID | ACEH BESAR – Kehadiran SMSI Aceh Besar mendapat sambutan hangat dari Rutan Kelas IIB Jantho. Kepala Rutan Hery Anggara berharap media bisa menjadi jembatan informasi yang adil dan transparan antara masyarakat, pemerintah, dan lembaga pemasyarakatan.
Hal itu disampaikan Hery saat menerima audiensi Pengurus SMSI Aceh Besar di Jantho, Rabu (16/9/2026).
Menurut Hery, hubungan baik antara Rutan dan insan pers harus terus dijaga. Apalagi peran media sangat penting untuk menyampaikan informasi yang berimbang ke publik.
“Semoga SMSI bisa menjadi jembatan untuk Indonesia yang lebih baik, lebih transparan, dan saling bersinergi. Jurnalisme yang adil itu yang sehat bagi masyarakat,” ujar Hery.
Apresiasi Program Pembinaan Rutan
Ketua SMSI Aceh Besar Zulfikar menyambut positif keterbukaan tersebut. Ia mengatakan SMSI hadir untuk membangun kemitraan dengan semua pihak, termasuk lembaga negara seperti Rutan.
“Media bukan hanya penyampai informasi, tapi jembatan komunikasi antara lembaga dan masyarakat,” kata Zulfikar.
Dalam pertemuan itu, Zulfikar didampingi Sekretaris Sadhali, Wakil Ketua Organisasi Syahril Ahmad, Wakil Ketua Pendataan Syarifuddin, Wakil Ketua Kerja Sama Andi, serta Kasi Kerja Sama Teza.
Zulfikar juga mengapresiasi berbagai program pembinaan di Rutan Jantho. Menurutnya, program itu bukan hanya soal ketahanan pangan, tapi juga membekali warga binaan agar mandiri setelah bebas.
“Kami siap bersinergi. Komunikasi ini jangan berhenti di audiensi saja, tapi lanjut dalam kerja sama yang bermanfaat,” ujarnya.
Dari Kebun Sawi Hingga Keripik Bayam
Dalam audiensi itu, Karutan Hery memaparkan sejumlah program unggulan Rutan Jantho.
Saat ini Rutan mengembangkan program ketahanan pangan dengan menanam sawi, bayam, dan cabai. Hasil panennya tidak hanya untuk kebutuhan internal, tapi juga dijual ke pasar Jantho dan diterima baik oleh masyarakat.
“Dari sawi, bayam, cabai, hasilnya sudah kami jual dan diterima masyarakat di pasar Jantho,” jelas Hery.
Tak berhenti di situ, Rutan Jantho juga akan meluncurkan produk khas berupa keripik bayam. Produk ini diharapkan bisa menjadi signature dan oleh-oleh khas dari Rutan Jantho, seperti halnya lapas-lapas lain di Aceh yang sudah punya produk unggulan.
Selain pertanian, Rutan juga merintis peternakan itik untuk produksi telur bebek.
Hery menambahkan, Rutan Jantho terus memperkuat sinergi dengan Pemkab Aceh Besar. Terbaru, bersama Dinas Kesehatan, Rutan menggelar pemeriksaan kesehatan untuk seluruh warga binaan.
“Hubungan dengan Pak Bupati, Wakil serta jajaran Pemkab berjalan baik. Setiap ada kegiatan, kami selalu dilibatkan,” ungkapnya.
Pemkab Aceh Besar juga disebut telah berkomitmen membantu program-program Rutan ketika kondisi anggaran sudah pulih.
Menurut Hery, dukungan lintas sektor ini penting agar warga binaan bisa kembali beradaptasi dan berkontribusi di tengah masyarakat. []












Tidak ada Respon