Tepati Janji, Kapolres Aceh Selatan Resmikan Rumah Layak Huni untuk Janda Eks Kombatan GAM di Kluet Utara

2 dilihat
Kapolres Aceh Selatan, AKBP T. Ricki Fadliansyah menyerahkan santunan untuk anak janda eks kombatan GAM di Gampong Krueng Batu, Kluet Utara Aceh Selatan, Kamis, 8 Oktober 2026. (Foto: infosa.id/Dokumen Polres Aceh Selatan)
A-AA+A++

TAPAKTUAN | INFOSA.ID – Janji Kapolres Aceh Selatan AKBP T. Ricki Fadlianshah untuk merehab rumah janda eks kombatan GAM akhirnya ditepati. Rumah milik Mailida (42) di Gampong Krueng Batu, Kecamatan Kluet Utara, yang sebelumnya tak layak huni dan kerap terendam banjir, kini telah selesai direhab dan diresmikan, Kamis, 8 Oktober 2026.

Peresmian ditandai dengan syukuran dan santunan anak yatim. Kegiatan dihadiri Anggota DPRK Aceh Selatan Syarkawi BA, pejabat Polres, perangkat gampong, tokoh masyarakat, dan warga setempat.

Mailida adalah janda almarhum Dusamat, eks kombatan GAM yang meninggal tahun 2003. Sejak itu, ia membesarkan tiga anaknya seorang diri dalam keterbatasan ekonomi. Rumahnya selama ini dalam kondisi jauh dari layak.

Kondisi itu diketahui Kapolres saat berkunjung langsung beberapa waktu lalu. Dari kunjungan itu, AKBP Ricki berkomitmen bukan hanya merehab rumah, tapi juga mendorong kemandirian ekonomi keluarga.

Kini komitmen itu diwujudkan. Selain rumah yang direhab menjadi lebih layak dan nyaman, Kapolres juga membangun kios kecil di depan rumah agar Mailida bisa membuka usaha untuk menambah penghasilan.

“Bagi kami, Polri bersama masyarakat bukan hanya slogan. Polri harus hadir, melihat langsung kondisi warga, mendengar kesulitannya, lalu berusaha memberi solusi sesuai kemampuan,” ujar AKBP T. Ricki Fadlianshah usai peresmian.

Menurutnya, bantuan ini diharapkan menjadi titik awal kebangkitan ekonomi keluarga, bukan sekadar bantuan sesaat.

“Rumah kita rehab agar keluarga nyaman. Kios kita hadirkan agar Ibu Mailida punya kesempatan berusaha. Kondisi keluarga ini akan tetap kami perhatikan. Mudah-mudahan dari kios kecil ini bisa tumbuh usaha yang bantu ekonomi mereka,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya gotong royong antara Polri, pemerintah, DPRK, dan masyarakat untuk membantu warga kurang mampu.

Bagi Mailida, rehab ini menjadi kebahagiaan besar. Rumah yang dulu bocor dan langganan banjir kini sudah kokoh.

“Saya sangat berterima kasih kepada Bapak Kapolres. Sebelumnya kalau hujan rumah kami banjir. Sekarang sudah bagus dan nyaman. Bukan hanya rumah, saya juga diberi kios untuk usaha. Insyaallah akan saya jaga dan manfaatkan sebaik-baiknya,” ujar Mailida dengan haru.

Apresiasi juga datang dari DPRK Aceh Selatan. Anggota DPRK Syarkawi BA menilai langkah Kapolres patut dicontoh karena tidak berhenti pada seremonial, tapi menyentuh aspek kemandirian.

“Kita apresiasi Bapak Kapolres yang melihat langsung dan menindaklanjuti dengan tindakan nyata. Rumah kini layak huni, bahkan ada kios untuk usaha. Ini yang kita harapkan, sinergi pemerintah, polisi, legislatif dan masyarakat,” kata Syarkawi.

Selain peresmian rumah, dalam kegiatan tersebut Kapolres Aceh Selatan juga menyalurkan santunan bagi anak yatim di Gampong Krueng Batu. []

Pos Terkait

Pos Terkait

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *