BANDA ACEH | INFOSA.ID– Meski tak hadir langsung, Ketua PWI Kota Lhokseumawe Sayuti Ahmad resmi meramaikan bursa Ketua PWI Aceh periode 2026-2031. Ia mendaftarkan diri sebagai kandidat ketiga lewat utusan bersurat kuasa pada hari kedua penjaringan, Selasa (6/10/2026) sore di Kantor PWI Aceh.
Pendaftaran diwakili Ketua JMSI Aceh Hendro Saky dengan surat kuasa resmi. Berkas diterima Sekretaris SC Kongres XIII PWI Aceh Iranda Novandi dan Ketua Pokja Verifikasi Imran Joni sekitar pukul 17.00 WIB di Kantor PWI Aceh, Simpang Lima, Banda Aceh.
Ketidakhadiran Sayuti, menurut Hendro, karena ada kegiatan lain yang tidak bisa ditinggalkan.
“Kita mendaftar untuk menang,” tegas Hendro Saky usai menyerahkan berkas.
Iranda menyebut Sayuti menjadi pendaftar ketiga sejak penjaringan dibuka. Ia menjelaskan, syarat mutlak bagi bakal calon adalah mengantongi minimal 10 persen dukungan anggota biasa atau 32 orang.
“Jika dobel dukungan, maka surat tersebut dianggap batal. Hanya surat dukungannya saja yang batal, bukan kandidat yang didukung,” ujar Iranda.
Sementara Ketua Pokja Verifikasi Imran Joni menegaskan, dukungan tersebut harus menyebar minimal di lima kabupaten/kota dan tidak menumpuk di satu daerah.
“Lebih banyak dukungan lebih bagus,” kata Imran.
Selain dukungan, kandidat juga wajib mengisi formulir kesediaan mencalonkan diri dan berdomisili di Kota Banda Aceh atau sekitarnya.
Proses pendaftaran disaksikan sejumlah tokoh pers Aceh, di antaranya mantan Ketua PWI Aceh Adnan NS dan Tarmilin Usman, Ketua DKP Aceh H.T. Anwar, Ketua OC Kongres XIII Nazar Ahadi, Penasehat PWI Aceh Bustamam Ali, dan Ketua PWI Aceh M. Nasir Nurdin.
Kongres XIII PWI Aceh sendiri dijadwalkan digelar pada minggu ketiga November 2026 mendatang.[]











Tidak ada Respon