Nasir Djamil Buka Diklat Paralegal YARA, 76 Peserta se-Aceh Ikut

9 dilihat
Anggota DPR RI asal Aceh, Nasir Djamil, bersama pimpinan YARA, perwakilan STAI Nusantara, dan peserta berfoto bersama usai pembukaan Diklat Paralegal YARA di Aula STAI Nusantara, Banda Aceh, Jumat (16/10/2026). (Foto: Humas YARA)
A-AA+A++

BANDA ACEH | INFOSA.ID — Anggota DPR RI asal Aceh, Nasir Djamil buka diklat paralegal YARA di Aula STAI Nusantara, Banda Aceh, Jumat (16/10/2026).

Diklat kerja sama YARA dan STAI Nusantara Padang Aceh ini diikuti 76 peserta dari berbagai kabupaten/kota di Aceh. Peserta terdiri dari dosen, kepala sekolah, praktisi hukum, masyarakat sipil, dan mahasiswa.

Kegiatan berlangsung selama tiga hari, 16–18 Oktober 2026. Tujuannya memperkuat pemahaman hukum dan memperluas akses bantuan hukum bagi masyarakat kurang mampu.

Hukum untuk Keadilan, Bukan Kekuasaan

Nasir Djamil menegaskan, akses terhadap keadilan adalah hak setiap warga negara tanpa memandang status sosial dan ekonomi.

“Indonesia adalah negara hukum, bukan negara kekuasaan. Hukum harus menjadi instrumen untuk mewujudkan keadilan bagi seluruh rakyat,” ujar Nasir.

Menurutnya, paralegal memiliki peran strategis menjembatani masyarakat dengan advokat dan lembaga bantuan hukum. Paralegal bukan pengganti advokat, melainkan mitra dalam edukasi hukum.

Ia mengapresiasi konsistensi YARA dalam mengimplementasikan UU Nomor 16 Tahun 2011 tentang Bantuan Hukum. Ia berharap gerakan paralegal terus berkembang di kabupaten/kota.

Soroti Reforma Agraria dan Hukum Adat

Nasir juga menyoroti pentingnya reforma agraria untuk mengatasi ketimpangan penguasaan lahan yang berpotensi memicu konflik antara masyarakat, petani, dan korporasi.

Selain itu, ia mendorong penyelesaian sengketa melalui mekanisme adat sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Ia mengingatkan, perjuangan menegakkan keadilan tidak terpisah dari upaya membangun masa depan Aceh. Tantangan kemiskinan harus dijawab dengan kebijakan yang berpihak pada rakyat.

“Pengetahuan yang diperoleh jangan berhenti di ruang pelatihan, tetapi harus diwujudkan dalam pengabdian nyata kepada masyarakat,” tegasnya.

STAI Nusantara Dukung Lahirnya Paralegal Berintegritas

Pimpinan STAI Nusantara Padang Aceh, Dr. Tgk. Jamaluddin Thaib, menyampaikan apresiasi atas kerja sama tersebut. Diklat paralegal dinilai mampu meningkatkan kompetensi mahasiswa.

Menurutnya, mahasiswa tidak cukup hanya mengandalkan ijazah akademik, tetapi juga perlu keterampilan tambahan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Pembukaan diklat dihadiri Ketua PWI Aceh Nasir Nurdin, Komisioner KIA M. Nasir, serta para Kepala Perwakilan YARA se-Aceh.

Melalui kegiatan ini, YARA berharap lahir paralegal yang berintegritas dan peduli terhadap hak-hak masyarakat. []

Pos Terkait

Pos Terkait

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *