INFOSA.ID | JAKARTA – Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi, melantik Pengurus Badan Musyawarah Pidie Jaya (Bamus Pijay) Jabodetabek periode 2026-2030 di Gedung Purna Bhakti Pertiwi, TMII, Jakarta Timur, Minggu (4/10/2026).
Pelantikan dirangkai dengan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H dan dihadiri ratusan warga Pidie Jaya di perantauan.
Pengurus yang dilantik: Ketua Umum Said Malawi, Ketua Harian Adnan Mahmud, Sekum T. Iskandar Jakfar, dan Bendum Sulhan Ibrahim.
22 Ribu KK Sudah Terima Bantuan, 80 Persen Warga Pijay Kebagian
Dalam sambutannya, Bupati Sibral membocorkan progres bantuan pascabencana hidrometeorologi.
Dari 24.000 KK yang diajukan tahap pertama, 22.000 KK sudah menerima bantuan. Sisa 2.000 KK masih menunggu anggaran dari pusat.
“Alhamdulillah 22.000 KK sudah terima semua. Masih tersisa 2.000 KK lagi, kenapa belum dikirim? Nanti kita tanyakan ke Pak Menteri,” kata Sibral.
Pemkab juga akan ajukan tahap kedua untuk 8.500 KK lagi. Jika terealisasi, total 80 persen dari 42.000 KK di Pidie Jaya akan menerima bantuan.
“Data semuanya diverifikasi dari tingkat desa, bukan asal-asalan,” tegas Sibral.
Ia meminta perantau Pijay di Jakarta ikut menyumbang pemikiran untuk pembangunan kampung halaman.
“Kita boleh jauh dari kampung, tapi kami sangat butuh dukungan Bapak-Ibu di Ibu Kota,” ujarnya.
Ketua Bamus: Attitude is Everything
Ketua Umum Bamus Pijay, Said Malawi, menekankan persatuan dan saling menghargai.
“Attitude is everything. Jangan sering menjauhkan, tapi sering menghargai,” kata Said.
Menurutnya, Bamus harus hadir saat kampung dilanda masalah. “Waktu banjir kemarin, saya sendiri turun tangan ke daerah,” ungkapnya.
Ketua Panitia Adnan Mahmud berharap Bamus Pijay dengan SDM hebatnya bisa mendorong Pidie Jaya lebih maju. []












Tidak ada Respon