BANDA ACEH |INFOSA.ID – Kapolda Aceh Pimpin Sidang PAG 2026 dan SBP 2027 dengan hasil 38 peserta dinyatakan lulus terpilih. Sidang kelulusan tingkat panitia daerah untuk Pendidikan Alih Golongan (PAG) dari Bintara ke Perwira T.A 2026 dan Sekolah Bintara Polisi (SBP) dari Tamtama ke Bintara T.A 2027 itu digelar di Aula Meuligoe Tribrata Polda Aceh, Rabu, 28 Oktober 2026.
Sebanyak 74 personel mengikuti seleksi akhir. Dari jumlah itu, 38 peserta dinyatakan lulus terpilih. Rinciannya, 24 peserta lulus PAG 2026 dari 60 peserta, dan 14 peserta lulus SBP 2027 atau lulus 100 persen.
Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan yang memimpin langsung sidang didampingi Wakapolda Brigjen Pol. Latif Usman dan Irwasda Kombes Pol. Iskandar Z.A. Turut hadir Dir Samapta, Karo SDM, para ketua tim, pengawas internal, dan seluruh peserta seleksi.
Dalam amanatnya, Kapolda Aceh menegaskan peningkatan kualitas SDM menjadi kunci transformasi Polri.
“Sebagai anggota Polri, kita harus mampu menjalankan tugas pokok, mulai dari memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, hingga memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Irjen Ruddi.
Ia menekankan proses seleksi dilaksanakan objektif dengan prinsip bersih, transparan, akuntabel, humanis, unggul, dan kompetitif (BETAH). Penerapan sistem Computer Assisted Test (CAT) menjadi jaminan objektivitas dan meminimalkan kecurangan.
Untuk PAG T.A 2026, dari 60 peserta, 24 lulus terpilih dan 36 lulus tidak terpilih. Dari 24 yang lulus terpilih, dua orang dari fungsi Brimob, empat orang kuota Mabes Polri, satu orang kuota Kapolda, dan 17 orang jalur reguler.
Sementara untuk SBP T.A 2027, dari 14 peserta yang terdiri dari dua personel Polair dan 12 personel Brimob, seluruhnya dinyatakan lulus terpilih.
Kapolda berpesan kepada peserta lulus agar memanfaatkan kesempatan dengan menjaga semangat belajar dan kedisiplinan tinggi selama pendidikan.
“Tanamkan komitmen, tekad, semangat, motivasi, serta kedisiplinan yang tinggi selama mengikuti pendidikan,” pesannya.
Kepada 36 peserta PAG yang belum terpilih, jenderal abituren Akabri 1996 itu meminta tidak berkecil hati dan terus mempersiapkan diri untuk seleksi berikutnya. Ia juga mengapresiasi kerja panitia dan pengawas internal yang telah menjaga integritas seleksi.[]











Tidak ada Respon