BANDA ACEH | INFOSA.ID – Komite Sepakbola Mini Indonesia (KSMI) Aceh terus bergerak cepat memperkuat organisasi hingga ke kabupaten/kota. Hingga akhir Oktober 2026, sebanyak 6 Pengurus Cabang (Pengcab) KSMI resmi terbentuk di Aceh, sementara kabupaten/kota lainnya ditunggu untuk segera menyusul.
Kepastian ini didapat setelah Pengcab KSMI Pidie resmi terbentuk dan dipimpin Rahmaluddin sebagai Ketua. Dengan bergabungnya Pidie, maka target pembentukan 14 Pengcab KSMI se-Aceh semakin dekat.
Ketua KSMI Aceh, Muktarrudin Usman, sebelumnya menargetkan pembentukan kepengurusan di minimal 14 kabupaten/kota. Langkah ini untuk memperkuat struktur organisasi sekaligus memperluas pembinaan sepakbola mini di Aceh.
Berikut daftar 6 Pengcab KSMI yang sudah resmi terbentuk:
1. KSMI Banda Aceh 2. KSMI Aceh Utara 3. KSMI Aceh Tamiang 4. KSMI Aceh Timur 5. KSMI Pidie 6. KSMI Pidie Jaya (Pijay)
Ketua: Saifullah ST
Ketua: Anwr Siddiq
Ketua: Andri Zulfakar
Ketua: Muzakir
Ketua: Rahmaluddin.
Ketua: Mirsal Kamal.
Sementara itu, untuk kabupaten/kota lainnya masih ditunggu gerakannya untuk memenuhi target 14 Pengcab. Empat daerah sudah memiliki koordinator pemegang mandat, yaitu Aceh Besar (Syafrizal), Bireuen (Iqbal), Kota Langsa (M. Zubir), serta Kota Subulussalam (Ade Rusli Bintang).
“Kami berharap daerah yang belum menggelar rapat pengusunan pengurus untuk secepatnya dilaksanakan, demi kelancaran pendaftaran KSMI Aceh ke KONI Provinsi, ” ungkap Mukhtar.
Daerah yang belum menunjukkan pergerakan yaitu Bener Meriah, Aceh Selatan, Aceh Singkil, dan Nagan Raya.
KSMI Aceh sendiri baru menerima SK kepengurusan dari Pengurus Pusat KSMI pada 24 September 2026 yang diserahkan Ketua Umum PP KSMI Dr. Ir. H. Yan Mulia Abidin, SE, M.Sc. di Jakarta.
Dengan terbentuknya 6 Pengcab ini, KSMI Aceh bersiap menggelar dua agenda besar, yaitu Liga Santri di Depok pada 9 November 2026 dan Kejuaraan Daerah (Kejurda) Sepakbola Mini Aceh di Banda Aceh pada Desember 2026 mendatang. []












Tidak ada Respon