Gebrakan KSMI Aceh: 18 Mandat Daerah Disebar, 6 Pengcab Tunggu Pengesahan

18 dilihat
Ketua KSMI Aceh, Mukhtaruddin Usman (tengah) memimpin rapat pengurus kedua di Romen Caffe, Lampineung, Banda Aceh, Rabu, 28 Oktober 2026. (FOTO: INFOSA. ID/ HO)
A-AA+A++

BANDA ACEH | INFOSA.ID – Gebrakan dilakukan Komite Sepakbola Mini Indonesia (KSMI) Aceh untuk memperkuat organisasi hingga ke daerah. KSMI Aceh menggelar rapat pengurus kedua di Romen Caffe, Lampineung, Banda Aceh, Rabu (28 Oktober 2026).

Rapat ini menjadi bagian dari upaya memperkuat konsolidasi organisasi serta mendorong pembentukan kepengurusan KSMI di tingkat kabupaten/kota di seluruh Aceh.

Hasilnya, hingga akhir Oktober 2026, KSMI Aceh telah menyebar 18 mandat pembentukan Pengcab KSMI kabupaten/kota di seluruh Aceh.

Dari 18 mandat tersebut, enam daerah telah resmi mengusulkan pembentukan kepengurusan kepada Pengurus Provinsi KSMI Aceh.

Enam daerah menunggu pengesahan pengprov:

1. Kota Banda Aceh – Ketua: Saifullah, ST.
2. Kabupaten Aceh Utara – Ketua: Anwar Siddiq.
3. Kabupaten Aceh Tamiang – Ketua: Andri Zulfakar
4. Kabupaten Aceh Timur – Ketua: Muzakir
5. Kabupaten Pidie – Ketua: Rahmaluddin
6. Kabupaten Pidie Jaya – Ketua: Mirsal Kamal

Pengusulan kepengurusan di enam daerah tersebut merupakan langkah nyata dalam memperkuat struktur organisasi KSMI di tingkat kabupaten/kota. Proses ini diharapkan terus berlanjut sehingga 12 mandat tersisa segera menyusul.

Rapat kedua tersebut dihadiri oleh Ketua KSMI Aceh Muktarrudin Usman, Sekretaris Umum, M. Zubir, Pembina, Wakil Ketua, Wakil Sekretaris Umum, Ketua KSMI Banda Aceh Saifullah, Pemegang Mandat KSMI Aceh Besar Syafrizal, serta Pemegang Mandat KSMI Simeulue.

Dalam pertemuan tersebut, KSMI Aceh menegaskan pentingnya koordinasi dan sinergi antara pengurus provinsi, pemegang mandat, serta para pengurus di tingkat kabupaten/kota. Konsolidasi yang berkelanjutan diharapkan dapat memperkuat fondasi organisasi sekaligus mendukung pengembangan sepak bola mini di Aceh.

Dengan semakin luasnya jangkauan organisasi hingga ke daerah, KSMI Aceh diharapkan mampu membangun kepengurusan yang solid, meningkatkan pembinaan, serta mendorong perkembangan sepak bola mini secara berkelanjutan di seluruh Aceh.

Apalagi dua agenda besar sudah di depan mata, yakni Liga Santri di Depok pada 9 November 2026 dan Kejurda Sepakbola Mini Aceh di Banda Aceh pada Desember 2026. []

Pos Terkait

Pos Terkait

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *