INFOSA.ID | BANDA ACEH – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kodam Iskandar Muda menggelar Indonesia Fest 2026 di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh, Jumat (25/9/2026).
Festival yang memadukan semangat nasionalisme, kreativitas, seni budaya dan pendidikan karakter itu dibuka langsung Pangdam Iskandar Muda, Mayjen TNI Joko Hadi Susilo, S.I.P.
Pembukaan dihadiri unsur Forkopimda Aceh, Pejabat Utama Kodam IM, Pemerintah Aceh dan Kota Banda Aceh, tokoh agama, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah IM beserta pengurus, hingga peserta, komunitas dan masyarakat.
Dalam sambutannya, Mayjen Joko Hadi menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya Indonesia Fest dalam suasana kebersamaan dan kekeluargaan. Ia juga mengapresiasi dukungan semua pihak, mulai dari pemerintah daerah, instansi terkait, panitia, sekolah, hingga masyarakat.

“Indonesia Fest bukan sekadar lomba dan hiburan untuk memeriahkan HUT TNI. Ini adalah ruang untuk mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan, menumbuhkan kreativitas, dan memperkuat cinta tanah air,” ujar Pangdam.
Beragam kegiatan dihadirkan untuk menunjukkan potensi generasi muda Aceh. Di antaranya Lomba Peraturan Baris-Berbaris (PBB) Militer dan PBB tingkat SLTA se-Aceh, Kompetisi Drumband se-Aceh, serta Lomba Marawis satuan jajaran teritorial.
Tak hanya itu, semangat kebudayaan juga dihadirkan melalui Lomba Tari Kreasi Nusantara dan Lomba Paduan Suara, yang menampilkan kekayaan budaya Indonesia secara kreatif tanpa meninggalkan nilai kebangsaan.
Sebagai penguatan nilai keagamaan, panitia juga menggelar Musabaqah Hifzil Qur’an (MHQ) tingkat SMA, SMK, dan Madrasah Aliyah se-Aceh.
Pangdam menegaskan kreativitas generasi muda adalah aset penting bangsa. Ia berharap peserta tidak berhenti pada juara lomba, tetapi terus mengembangkan potensi diri.
“Berani berkarya, kembangkan potensi, dan gunakan teknologi serta media sosial untuk hal positif dan produktif,” pesan Mayjen Joko Hadi kepada generasi muda Aceh.
Ia berharap Indonesia Fest 2026 tidak hanya menjadi seremonial HUT TNI, melainkan meninggalkan nilai persatuan, kreativitas, pelestarian budaya, dan penguatan karakter generasi muda Aceh. []












Tidak ada Respon