Kapolri: Jangan Abaikan Keluhan Warga, Jadikan Cambuk Benahi Polri

Kapolri Listyo Sigit Prabowo meminta jajarannya untuk tidak alergi dengan keluhan warga dan menjadikan awal pembenahan diri Polri. (Foto: infosa.id/ kiriman Humas Polda Aceh/screenshot )
A-AA+A++

INFOSA.ID | JAKARTA – Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo meminta jajarannya tidak alergi dengan keluhan masyarakat. Setiap kritikan justru harus dijadikan cambuk untuk membenahi diri.

Arahan itu disampaikan Kapolri saat menghadiri Kompolnas Awards 2026 di Jakarta, Kamis (17/9/2026).

Kapolri mengatakan, di era media sosial dan citizen journalism saat ini, semua gerak-gerik anggota Polri diawasi publik. Informasi menyebar dalam hitungan detik, begitu juga dengan harapan masyarakat agar Polri lebih responsif, transparan dan akuntabel.

“Setiap saran dan keluhan masyarakat perlu ditindaklanjuti secara cepat dan tepat. Tidak hanya untuk menyelesaikan masalahnya, tapi juga dianalisis sebagai early warning system atau sistem peringatan dini,” ujar Listyo.

Menurutnya, setiap aduan harus dibedah polanya. Apakah ada masalah yang berulang di wilayah yang sama? Dari situ, Polri bisa melakukan evaluasi dan pembenahan menyeluruh, bukan tambal sulam.

Di sinilah, kata Kapolri, peran Kompolnas menjadi sangat vital sebagai jembatan antara Polri dan masyarakat.

“Kompolnas bertugas mengawasi, memberikan masukan strategis, dan menerima aduan dari masyarakat untuk diteruskan kepada Polri guna dilakukan perbaikan,” jelasnya.

Kapolri menekankan, rekomendasi dari Kompolnas tidak boleh berhenti di atas kertas. Hasil pengawasan eksternal itu harus disinergikan dengan pengawasan internal Polri, yakni Itwasum dan Divpropam, agar tindak lanjutnya konkret dan terukur.

Namun, pengawasan bukan cuma soal mencari kesalahan. Kinerja positif juga harus diapresiasi dan dijadikan contoh. Semangat itulah yang melandasi digelarnya Kompolnas Awards 2026.

“Kompolnas tidak hanya berhenti pada evaluasi, tetapi juga ikut memberikan penilaian terhadap satuan kerja. Hari ini penghargaan tidak hanya diberikan kepada satuan kerja, tetapi juga kepada personel,” tuturnya.

Kapolri berharap para penerima penghargaan bisa menjadi teladan. Inovasi dan praktik baik yang mereka lakukan harus ditiru oleh satuan lain di seluruh Indonesia.

“Keberhasilan Polri tidak hanya diukur dari capaian atau penghargaan, tetapi dari sejauh mana kehadiran Polri mampu memberikan rasa aman, kepastian, dan pelayanan terbaik, serta menjaga kepercayaan masyarakat,” pungkasnya. []

Pos Terkait

Pos Terkait

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *