BANDA ACEH | INFOSA.ID – PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Regional Aceh menyiapkan 275 kuota sertifikasi halal gratis BSI Aceh untuk UMKM. Program ini dirilis lewat Financial Clinic UMKM di ajang SYAFIF Goes to Aceh 2026.
Selain sertifikasi halal, BSI juga menargetkan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp350 miliar untuk memperkuat akses pembiayaan UMKM di Aceh.
Financial Clinic UMKM merupakan kolaborasi BSI dengan Kementerian Agama (Kemenag) dan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Pelaku usaha difasilitasi konsultasi keuangan syariah sekaligus pendampingan pengurusan sertifikat halal.
Regional CEO BSI Aceh, Imsak Ramadhan mengatakan, fasilitasi ini penting menjelang kewajiban sertifikasi halal yang berlaku 18 Oktober 2026. Bagi UMKM, sertifikat halal bukan hanya soal regulasi, tapi juga nilai tambah untuk kepercayaan konsumen dan perluasan pasar.
“Melalui Financial Clinic ini BSI ingin hadir lebih dekat, tidak hanya lewat layanan perbankan, tapi juga konsultasi dan fasilitasi pengembangan bisnis. Kami harap makin banyak UMKM yang siap memenuhi persyaratan halal dan naik kelas,” ujar Imsak.
Menurutnya, pengembangan UMKM butuh dukungan menyeluruh, mulai dari akses modal, literasi keuangan, hingga peningkatan kualitas produk. Dengan akses KUR yang sesuai kemampuan usaha, UMKM diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi dan tumbuh berkelanjutan.
Program ini menjadi bagian dari komitmen BSI memperkuat ekosistem ekonomi syariah di Aceh melalui UMKM yang produktif, berdaya saing, dan berstandar halal. []











Tidak ada Respon