Merah Putih 81 Meter Membelah Banda Aceh, Kodam IM Gelar Kirab HUT ke-81 TNI

Pangdam IM Mayjen TNI Joko Hadi Susilo, melepas Kirab dari titik start Balee Sanggamara, Minggu, 27 September 2026. (Foto:INFOSA.ID/kiriman Pendam IM
A-AA+A++

INFOSA.ID | BANDA ACEH – Lautan Merah Putih membelah jantung Kota Banda Aceh, Minggu (27/9/2026). Dalam rangka memperingati HUT ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kodam Iskandar Muda (IM) menggelar Kirab Merah Putih yang penuh semangat kebangsaan.

Kirab akbar itu dilepas langsung oleh Pangdam IM Mayjen TNI Joko Hadi Susilo, S.I.P., dari titik start Balee Sanggamara. Sejak pagi, ribuan peserta sudah memadati lokasi – mulai dari pelajar, mahasiswa, komunitas becak motor, hingga masyarakat umum yang tumpah ruah di tepi jalan.

Dari Balee Sanggamara, iring-iringan bergerak perlahan. Rutenya menyusuri nadi kota: melintasi keramaian Simpang Lima, melewati kemegahan Masjid Raya Baiturrahman yang menjadi saksi sejarah Aceh, berbelok melewati kawasan Dinas Kesehatan Aceh, hingga akhirnya finish dan memusat di Lapangan Blang Padang.

Sepanjang rute, suasana pecah. Atraksi yang paling menyedot perhatian adalah pembentangan Bendera Merah Putih raksasa sepanjang 81 meter oleh mahasiswa Akimba – sesuai usia TNI tahun ini. Tak hanya itu, 30 tiang bendera Merah Putih juga mereka arak beriringan, berkibar gagah di antara lautan manusia. Simbol persatuan yang benar-benar hidup.

Hentakan drumband yang membahana menjadi pengiring langkah. Di belakangnya, barisan peserta Lomba Peraturan Baris-Berbaris (PBB) Militer dan Lomba PBB tingkat SLTA se-Aceh menunjukkan aksi disiplin dan kekompakan terbaik mereka. Keringat, teriakan komando, dan tepuk tangan warga berpadu menjadi energi kebangsaan.

Setibanya di garis akhir Lapangan Blang Padang, kemeriahan belum usai. Panggung utama menjadi tempat pengumuman para juara – mulai dari Juara Lomba PBB Militer, Juara PBB SLTA se-Banda Aceh, hingga Juara Kirab Drumband terbaik.

Pangdam IM Mayjen TNI Joko Hadi Susilo menegaskan, kirab ini jauh lebih dari sekadar seremoni.

“Kirab Merah Putih ini bukan hanya perayaan, tapi momentum untuk memperkuat persatuan, nasionalisme, dan cinta Tanah Air. Ini cara kita mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujarnya.

Menurutnya, keterlibatan generasi muda menjadi kunci.

“Semangat disiplin, kekompakan, kebersamaan, dan cinta Tanah Air harus terus kita tanamkan, khususnya kepada generasi muda. Mari kita jaga persatuan dan membangun Aceh serta Indonesia dengan semangat gotong royong,” tegas Pangdam.

Melalui HUT ke-81 ini, TNI ingin merefleksikan kembali perjalanan panjang pengabdiannya, sekaligus mewariskan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi penerus. []

Pos Terkait

Pos Terkait

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *