INFOSA.ID | YOGYAKARTA – PT Bank Syariah Indonesia (BSI) menjalin kemitraan strategis dengan PT Mentari Bayt Coin (MBC) untuk memperkuat ekosistem investasi emas syariah.
Kemitraan ini ditandai dengan penandatanganan MoU di acara Grand Launching MBC Gold di Ballroom SM Tower Malioboro, Yogyakarta, Sabtu (19/9/2026).
Hadir dari pihak BSI, Direktur Finance & Strategy Ade Cahyo Nugroho dan RCEO Region VII Semarang Ficko Hardowiseto. Dari Muhammadiyah, hadir Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Haedar Nashir, Komisaris Utama MBC Prof. Bambang Setiaji dan Dirut MBC Prof. Jebul Suroso.
Direktur Finance & Strategy BSI, Ade Cahyo Nugroho, mengatakan kerja sama ini bertujuan menghadirkan produk investasi emas yang aman dan sesuai prinsip syariah.
“BSI ingin memperkuat ekosistem emas di Indonesia. Kolaborasi ini memberi nilai tambah bagi masyarakat, khususnya warga Muhammadiyah,” kata Cahyo.
Fokus kerja sama ini adalah penerbitan produk co-branding BSI Gold edisi khusus Muhammadiyah. BSI dan MBC juga akan mengintegrasikan sistem teknologi dan aplikasi digital untuk transaksi dan layanan purnajual.
Pemasaran akan dilakukan bersama dengan menyasar ekosistem warga Muhammadiyah, baik secara digital maupun offline.
Dalam acara yang sama, MBC juga meluncurkan aplikasi online MBC dan kampanye download aplikasi Maskita, serta sesi edukasi investasi emas bersama pakar.
BSI menilai kolaborasi ini menjadi model pengembangan ekosistem emas syariah yang menggabungkan layanan bank syariah, investasi emas, teknologi digital, dan kekuatan komunitas. [*]












Tidak ada Respon